Mengenal Material Kursi Lipat

Tahukah Anda, furniture buatan Indonesia ternyata sangat digemari di luar negeri. Khususnya di Senegal, Afrika. Salah satu yang jadi pilihan dan dipromosikan mereka sebagai produk unggulan pun sangat unik, yakni kursi lipat dari bahan kayu.

Menurut mereka, kursi buatan Indonesia tahan lama dan tidak cepat rusak. Materialnya juga istimewa karena bahan kayunya ternyata tidak bisa didapati di Afrika sana. Apa cuma material kayu yang begitu unggul? Mari mengenal beragam material kursi lipat beserta fungsinya.

Secara menyeluruh, ada sekitar delapan bahan material untuk kursi dengan fungsi beragam. Ada yang bisa dipakai untuk bekerja di kantor, ada pula yang digunakan sekadar untuk bersantai. Khusus untuk kursi lipat, biasanya orang memaksimalkan fungsi berdasar materialnya karena dianggap lebih praktis dan simpel untuk dibawa-dibawa.

Fungsi material ini tentu tak main-main. Karena bahan yang baik menentukan kualitas sekaligus kenyamanan penggunanya. Pemilihan yang salah bahkan bisa menurunkan kinerja.

Menyoal bahan kekinian, kursi yang bisa dilipat biasanya mengandalkan keunggulan dari segi kain yang digunakan. Di antaranya material rajut dan tenun. Tenun yang dipilih sebaiknya tidak sembarangan karena yang tipis sangat mudah robek dan kotor, meski benang pembangunnya sangat kuat dan rapat.

Beda tenun dengan rajutan, terletak pada kelenturan. Kain rajut cenderung mudah meregang dan lebih lembut saat diduduki. Terlebih lagi keregangan celah kain memungkinkan bagian bokong bisa ‘bernapas’ sehingga kursi tidak mudah panas.

Bahan akrilik atau plastik pun masih menjadi yang paling mengetren karena ringan dibawa dan banyak pilihan model. Warnanya pun beragam. Pada dasarnya, makin ramping dan enteng, makin banyak dipilih. Namun, tak menutup kemungkinan juga kursi-kursi ini menggunggulkan kenyamanan dengan ukuran dan bentuk yang besar. Misalnya, kursi para sutradara yang bisa dilipat.

Satu material yang terkenal kuat adalah mesh. Mesh ini memiliki tekstur berjaring, tampilannya elegan dipadu dengan rangka berbahan logam. Ada bahan jaring yang terbuat dari nilon, ada pula yang dirajut.

Sementara untuk bahan kayu memang unik, tapi tidak cocok bila digunakan untuk duduk berjam-jam ala pegawai kantor yang kerja di belakang meja.

Menyoal jenis kekinian, seperti di pola surya anggun yang banyak bereksplorasi soal pilihan kursi bermaterial terbaik, rupanya di Amerika juga sedang mengetren jenis kursi lipat yang mampu menampung beban 120 KG atau sekitar 16 orang dewasa. Uniknya, bahan kursi tersebut terbuat dari kertas kuat seringan udara. Pun bisa meningkatkan efisiensi ruang kecil dan sempit.

Lantas, bagaimana memilih kursi yang tepat?

Sebagai tambahan keterangan di atas, Anda perlu menyesuaikan dulu pilihan kursi dengan kebutuhan. Bila untuk kerja misalnya, berarti perlu disesuaikan dengan tinggi dan bentuk meja. Pastikan juga Anda bisa bergerak leluasa di atas kursi. Lebih baik, pilih yang ada sandarannya, plus sandaran kepala. Terakhir, sebaik-baiknya duduk di kursi, Anda juga perlu ingat untuk menyisipkan aktifitas bergerak. Meski cuma berjalan-jalan sebentar atau sekadar peregangan. Sebab, duduk terlalu lama tentu tak baik bagi kesehatan. Key word Kursi Lipat